Kamis, 31 Maret 2016

Disantet Dukun Sakti, Ahok: `Bukan Saya yang Mati, Dukunnya yang Mati`

 
Disantet Dukun Sakti, Ahok: `Bukan Saya yang Mati, Dukunnya yang Mati`

Disantet Dukun Sakti, Ahok: `Bukan Saya yang Mati, Dukunnya yang Mati`

Kamis, 31 Maret 2016 11:57 WIB

Jakarta, HanTer - Bukan kali ini aja aksi mendatangkan dukun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilakukan. Hal serupa juga pernah dilakukan beberapa waktu lalu. Sementara Ahok mengaku sudah terbiasa dengan segala ancaman yang ditujukan kepadanya. Termasuk ancaman dalam bentuk mistis seperti santet.

"Saat masih menjabat Bupati Belitung ada orang yang mau dukunin (nyantet), dia datang ke kantor meludah-ludah di depan rumah, lalu masuk ke ruangan saya. Bukannya saya yang mati malah dukunnya yang mati," ungkap Ahok di Balaikota Jakarta, beberapa waktu lalu seperti dilansir Liputan6.com, Jumat (4/9/2015).

Seperti diketahui, sejumlah dukun dari Banten, Gorontalo, Bali, dan Betawi ke KPK untuk menyantet Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dinilai kebal hukum terkait dugaan korupsi pembelian RS Sumber Waras.

Beberapa waktu lalu, Ahok menegaskan tidak takut dengan ancaman berbau klenik semacam itu. Sejak kecil, dirinya sudah sering bergaul dengan para dukun yang biasa menggunakan ilmunya untuk hal yang tidak benar.

“Permainan klenik semacam itu sudah tidak mempan untuknya. Mantan Bupati Belitung Timur itu yakin bila melakukan hal yang benar, segala macam santet  tidak akan berpengaruh,” ujarnya kala itu.

Mantan Bupati Belitung Timur itu malah menyuruh dukun-dukun itu bakar menyan di kantornya, Balai Kota. "Suruh dia bakar di sini dong. Ngapain suruh KPK nangkep Ahok? Lebih baik lu bakar di sini, supaya Ahok jadi koruptor gitu kan, supaya Ahok jadi goblok, jadi sakit, jadi gila, jadi mati, suruh bakar di sini aja dukunnya, ya dong?". Juga biar tahu ilmu siapa yang lebih canggih, ilmu percaya Tuhan apa ilmu percaya dukun?" tutup Ahok.

(Safari)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar